Panduan SEO WordPress Untuk Pemula Riset Kata Kunci

Panduan SEO WordPress Untuk Pemula: Riset Kata Kunci

Panduan SEO WordPress untuk Pemula: Riset Kata Kunci (dan Apa yang Harus Dilakukan dengan Kata Kunci)

Kita telah sepakat bahwa SEO WordPress dimulai dan berakhir dengan riset kata kunci, bukan? Tapi bagaimana anda melakukannya? Dan apa yang anda lakukan dengan kata kunci yang sudah anda temukan? Hal inilah yang akan kita pelajari pada bagian panduan yang kedua ini. Bagi beberapa orang, riset kata kunci berujung pada menentukan tempat mereka di Google keyword planner dan pencarian melalui istilah yang berhubungan dengan kata kunci. Hal ini bukanlah suatu ide yang bagus. Sementara Google dapat membuat hubungan yang tepat di area lain, Google keyword planner secara mengejutkan bekerja secara langsung. keyword planner cenderung hanya menunjukkan istilah yang berhubungan yang telah memiliki kata kunci di dalamnya.

Jika saya mengetik kata kunci “sepak bola” dan bertanya pada Google keyword planner mengenai ide, tentu saja keyword planner hanya akan membuat daftar berupa “pertandingan sepak bola” atau “bola” namun Google keyword planner tidak akan memasukkan kata kunci seperti “menggiring bola”, “Messi”, “Piala Dunia 2017”, atau istilah lain yang sangat berhubungan dengan topik. Bagi sebagian besar topik, hal ini berarti bahwa anda hanya dapat bergantung pada Google keyword planner, anda akan mempunyai cadangan yang sangat terbatas pada kata kunci yang berbeda yang bisa anda pilih. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa anda harus…

Menjadi Kreatif dengan Kata Kunci Anda

Selalu berpikirlah di luar konteks. Apa yang ada di benak anda ketika anda memikirkan tentang topik yang akian anda angkat? Belum memikirkan kata kunci yang berkaitan dengan topik sama sekali? Jangan khawatir. Anda bisa melakukan tes untuk melihat apakah kata kunci tersebut dapat digunakan atau tidak. Jika anda belum memiliki kata kunci, cara yang tepat untuk mendapatkan ide untuk kata kunci adalah dengan cara mengunjungi forum – forum yang membahas tentang topik yang anda angkat atau mengunjungi Yahoo Answers atau kategori pada Quora dan melihat pertanyaan apa yang paling sering ditanyakan oleh pengguna di forum-forum tersebut (tidak mungkin mencakup semua topik).

Anda lalu bisa meminjam kata-kata yang mereka sering gunakan dan mencari tahu apakah intensitas pencarian yang terkait dengan kata-kata tersebut cukup untuk membuat kata-kata tersebut dijadikan sebagai kata kunci. Cara lain yang bisa anda lakukan adalah…

Memahami Betul Apa yang Sedang Anda Tulis

Banyak orang yang ingin mengangkat suatu topik dengan tujuan utama untuk menghasilkan uang hanya menggunakan fitur pencarian kata kunci sebagai sarana untuk mendapatkan kata kunci. Namun bila anda memiliki pengetahuan yang mencukupi mengenai subjek yang anda tulis, anda bisa menggunakan pengetahuan itu untuk membantu anda dalam mencari kata kunci yang tepat.

Anda bisa menarik topik yang kelihatannya tidak memiliki hubungan namun anda tahu bahwa topik tersebut berhubungan dengan tulisan anda dan menggunakan kata kunci yang mungkin tidak akan terpikirkan oleh orang lain. Pada beberapa topik bahkan ada istilah-istilah khusus yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh orang lain kecuali oleh orang-orang yang memang memiliki ketertarikan pada topik tersebut.

Sayangnya, tidak ada jalan pintas yang bisa anda gunakan di sini, kecuali anda sudah benar-benar mengetahui apa yang akan anda tulis, anda harus mengorbankan waktu dan tenaga anda untuk mencapai tingkatan di mana anda tidak perlu lagi berusaha untuk menemukan kata kunci yang anda butuhkan. Bagaimanapun, ada satu hal yang bisa membantu anda, yaitu memilih sesuatu yang setidaknya anda memiliki ketertarikan di dalamnya untuk anda tulis.

Namun bila tujuan utama anda adalah mendapatkan keuntungan atau profit, anda harus selalu melakukan uji kelayakan terhadap suatu produk sebelum anda menghabiskan terlalu banyak waktu pada proyek yang anda kerjakan.

Menggunakan Kata Kunci yang Tepat

wordpress seo focus keyword

Ketika anda mencari kata kunci, kata kunci yang terbaik adalah kata kunci yang memiliki saingan yang lebih sedikit dan yang memiliki tujuan yang jelas dan terperinci untuk membeli produk atau jasa (biasanya ada jumlah kompetisi yang cukup banyak di mana tujuan kompetisi tersebut dinyatakan secara terperinci namun tidak sebanyak ketika tujuan tersebut sedikit tersamarkan oleh sifat spesifik yang ada dalam riset).

Kata kunci yang luas biasanya bersifat sangat kompetitif dan juga bersifat terlalu umum. Orang-orang biasanya akan sering menggunakan kata kunci jenis ini atas dasar rasa penasaran dan kemungkinan besar akan merasa sedikit enggan untuk membeli apapun.

Mari kita ambil contoh kata kunci “copywriting”. Angka yang diperoleh oleh kata kunci ini cukup bagus. Setiap bulannya, kata kunci yang satu ini dicari setidaknya 30.000 kali. Namun kabar baiknya berhenti sampai di situ saja. Kompetisinya ketat… dan yang lebih parah lagi, syarat pencarian kata kunci ini terlalu umum. Tak ada bukti nyata mengenai tujuan di sini. Orang-orang mungkin mencari kata kunci ini semata-mata karena mereka melihat istilah ini digunakan (atau mendengar kata ini digunakan di serial Mad Men), dan ingin mengetahui arti kata ini. Atau mungkin orang-orang mendengar bahwa kata ini adalah sesuatu yang harus mereka ketahui.

Di sisi lain, kita bisa memilih “copywriting coach” yang memiliki angka pencarian setidaknya 30 pencarian dalam sebulan. Sementara beberapa orang mungkin berpendapat bahwa angka ini terlalu kecil untuk memberikan hasil yang bermanfaat, ada tujuan yang bisa dilihat di sini dan anda bisa membayangkan nilai yang anda dapatkan seumur hidup dari mendapatkan hanya satu klien untuk pelatihan copywriting. Dan kompetisinya (secara tidak mengejutkan) lebih lemah. Mendapat tempat di halaman utama bukan lagi suatu mimpi di siang bolong… bila anda memainkan kartu anda secara tepat, hal ini mungkin saja terjadi. Sementara anda mungkin memililih untuk menaikkan batas intensitas pencarian, hal ini akan mencerminkan apa yang ingin anda capai. Kompetisi yang rendah dan tujuan yang spesifik atau terselubung.

Contoh lainnya adalah “dry ice” versus “where can I buy dry ice”. Frase dry ice mendapat lebih banyak pencarian, setidaknya sekitar 90.000 pencarian dalam sebulan. Namun sekali lagi orang-orang mungkin hanya penasaran pada cara membuat es kering atau ingin melihat video tentang ‘bom’ yang dibuat dari campuran es kering dan sabun. Namun frase “where can I buy dry ice” secara spesifik menyatakan tujuan untuk membeli dan pada saat yang bersamaan memiliki kompetisi yang lebih rendah. Dan tidak hanya itu, frase ini sudah memiliki sekitar ribuan pencarian setiap bulannya. Frase ini merupakan contoh long-tail keyword (kata kunci yang panjang). long-tail keyword adalah frase, bukan hanya satu atau dua kata, yang bisa anda targetkan ketika menulis konten.

Sayangnya, karena fokus utama kita ada di WordPress, kita hanya punya sedikit waktu untuk berkenalan dengan riset kata kunci, namun ini akan lebih dari cukup bagi anda untuk memulai. Bagaimanapun juga, jika anda ingin mempelajari lebih jauh mengenai riset kata kunci, kata kunci yang panjang, dan kata kunci jenis mana yang sebaiknya anda gunakan, silakan gunakan panduan Backlinko untuk riset kata kunci.

Apa yang Harus Anda Lakukan dengan Kata Kunci di Situs WordPress Anda

Sampai ke bagian ini, anda mestinya sudah menginstal SEO WordPress dari plugin Yoast atau plugin lain dengan fungsi yang serupa. Jika belum, lakukanlah sekarang karena hal ini sangat dibutuhkan sebagai langkah awal.

Menggunakan Kata Kunci pada Konten atau Judul

Jika anda menargetkan untuk menggunakan long-tail keyword yang mana biasanya lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam peringkat, biasanya akan cukup bagi anda untuk menggunakan kata kunci tersebut sebagai judul konten secara keseluruhan. Jika anda sudah punya pembaca tetap, anda mungkin ingin menggunakan sesuatu yang lebih menarik perhatian dibandingkan frase pencarian standar namun anda masih harus mengoptimalkan judul untuk mesin pencari.

Dalam hal ini, anda bisa menggunakan plugin SEO untuk mengubah judul. Untuk konten ini, sebagai contoh, kita bisa mengubah judulnya menjadi “SEO WordPress untuk Pemula” jika kita menemukan bahwa judul tersebut merupakan frase pencarian yang lebih diinginkan oleh target.

seo title wpbaliweb

Mengoptimalkan Nama Dokumen Gambar dan Teks Alternatif

Sebagai contoh, gambar yang saya ambil untuk mengubah judul memiliki nama “seotitle.jpg” dan teks alternatifnya adalah “gambar judul seo”. Hal ini tidak hanya bisa berdampak positif terhadap peringkat halaman situs anda namun juga bisa membantu peringkat gambar yang anda cantumkan pada halaman situs untuk istilah yang relevan di mesin pencari gambar Google.

Tulislah Konten yang 100% Berhubungan dengan Judul Anda

Sayangnya, tidak semudah mengambil sepotong konten bila anda sudah menulis tentang hal lain, mengubah judul, menulis ulang konten dalam bentuk yang lebih ringkas, dan menargetkan kata kunci yang sama sekali baru. Anda tidak hanya akan mengganggu pengunjung situs potensial dan mengganggu peluang anda untuk mendapatkan pengunjung tetap atau konsumen namun anda juga akan mengganggu peluang anda untuk mendapatkan peringkat tinggi di halaman hasil mesin pencari. Jadi usahakanlah untuk tetap relevan. (saya sendiri menyadari sangat sulit membuat konten yang tetap relevan)

Menggunakan Kata Kunci dalam Konten atau URL Halaman Situs

Sementara anda bisa melakukan hal ini secara mudah dengan membiarkan judul konten menjadi tautan permanen, Google pada dasarnya justru menganjurkan untuk tidak menggunakan frase secara keseluruhan dan menganjurkan untuk menggunakan sedikitnya 3 hingga 5 kata kunci untuk setiap konten. Anda bisa melakukan hal ini dengan mudah dari dalam WordPress editor. Anda hanya perlu mengklik tombol edit yang berada di dekat URL dan mengubah tautan permanen dari yang seperti ini:

page url wpbaliweb

Menjadi sesuatu yang seperti ini:

change page url wpbaliweb

Tulislah Meta Deskripsi yang Akurat

And tidak perlu memaksakan untuk menggunakan kata kunci sebanyak mungkin. Deskripsikan apa yang anda tulis pada konten dan apa yang membuat konten tersebut berguna bagi pengunjung potensial situs anda, bila memungkinkan, dalam bentuk yang menarik perhatian (mengingat meta deskripsi adalah apa yang akan dilihat orang-orang ketika halaman situs anda muncul di halaman hasil pencarian). Bila anda mengalami keraguan, anda bisa menggunakan deskripsi yang sedikit lebih lugas yang berisi tentang mengenai apa konten yang anda buat. Anda bisa melakukan hal ini di menu editor konten di SEO WordPress dalam kotak Yoast yang berada di bawah kotak teks utama.

Gunakan Sub Judul untuk Membuat Konten Anda Terstruktur
Untuk menekankan kata kunci yang dihubungkan secara langsung ke dalam konten yang anda tulis serta membuat konten anda menjadi lebih terstruktur, anda bisa menggunakan sub judul. Pastikan anda selalu meletakkan sub judul dalam label yang tepat. <h2> untuk topik yang lebih luas dan <h3> untuk sesuatu yang lebih spesifik. Label <h1> hanya digunakan untuk judul konten. Sebagai contoh:

<h1>Pemain Sepak Bola Ternama</h1>
<h2>Lionel Messi</h2>
<h2>Christiano Ronaldo</h2>

Gunakan Kata Kunci yang Lebih Luas untuk Kategori

Hal ini merupakan cara untuk mengirimkan sinyal pada mesin pencari bahwa ini adalah topik yang sering anda tulis dalam situs anda dan mesin pencari sebaiknya mempertimbangkan untuk memberikan peringkat yang lebih tinggi pada istilah pencarian tanpa perlu secara langsung menargetkan kata kunci yang lebih luas (dan tidak mendapatkan kunjungan ke situs) dalam konten atau halaman individu. Jika anda lihat kategori yang kami buat di WPBaliweb, anda bisa melihat strategi ini dalam aksi nyata.

JANGAN Menggunakan kata Kunci Secara Berlebihan

Penggunaan kata kunci secara berlebihan dikenal juga dengan istilah keyword stuffing (pemadatan kata kunci). Menggunakan kata kunci secara berlebihan dalam konten yang anda buat adalah suatu ide buruk. Hal ini tidak hanya akan mengakibatkan pengunjung situs anda mendapatkan pengalaman membaca yang buruk namun juga tidak akan membantu anda dalam mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di mesin pencari.

Kesimpulan

Hal yang dibahas diatas menyimpulkan bagian ini mengenai kata kunci. Pada bagian panduan berikutnya, kita akan belajar lebih lanjut mengenai Backlinks, Kecepatan Situs, dan faktor-faktor lain yang memiliki kontribusi dalam meningkatkan peringkat mesin pencari. Dan seperti biasanya, jika anda memiliki pertanyaan atau hal lain yang ingin ditambahkan, anda bisa meninggalkan komentar di bagian bawah tulisan ini. Kami sangat ingin mendengar pendapat anda!

JOIN OUR VIP LIST

Dapatkan panduan strategi SEO untuk meningkatkan traffic dan penjualan

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.